Thursday, August 24, 2017

Books of journey

August 24, 2017 0

Buku adalah jendela dunia,,, artinya dengan membaca kita bisa melihat dunia lebih dr ukuran buku tsb. So, saya adalah orang kepo.. pengen segala tahu, karna saya anak 90an waktu itu majalah adalah satu2nya informasi yang bisa bolak balik di lihat, tidak seperti sekarang yg apa2 gampang buka internet, kalau saya suka artikelnya saya gunting terus buat kliping pribadi,, nah, udah tau lah ya artikelnya tentang apa... Iya Jalan-jalan.


Semenjak kecil sebenarnya ya udah pastilah pernah dibawa orangtua jalan2 yg kelasnya seperti rekreasi, piknik, atau seperti wisata atraktif. kalau pernah sekolah SD kegiatan ke museum dan ke kebun binatang,  berenang atau ke taman bermain se-rombongan naik bus udah biasalah ya semuanya, dan apalagi saya sejak SD kelas 3 udah ikut ke gunung sama grup pramuka dulu, meskipun anggota paling kecil, ibuk saya percaya aja tuh anak perempuan satu-satunya dilepas,,,whuusshhh... mungkin hal ini yang buat saya jadi berani dan suka jalan2.

Sewaktu SMA karna saya ga mampu beli majalah remaja di toko buku saya beli yg bekas aja di lapangan merdeka Medan, dari situlah kalau ada artikel jalan2 atau artikel kecantikan saya suka gunting dan ngumpulin jadi kliping, susun dan sembari nulis diary waktu zaman alay.... dari bekal yg diceritakan diatas saya baru pede aj skrg buat blog lagi setelah sebelumnya tegerus oleh kemalasan. dan saya mau fokus sekarang,,, 

Zaman kuliah, masuk pula jurusan Antropologi usu, semakin menjadilah saya melasak, merusuh, gembel dll, disertai jurusan yg bolakbalik penelitian ke daerah2 di sumatra utara dan berorganisasi di kampus, maka saya pun lebih bebas, orangtua bukannya ga peduli tapi arahnya malah lebih mendukung kalau saya ga pulang berhari2 karna penelitian atau cuma pulang sekedar ganti baju trus pergi lagi, mereka percaya aja semua apa yg saya lakukan selagi itu positif buat saya, berbanding terbalik sama ibuk saya yg lebih pendiam, jarang ngobrol, dan suka membaca, nah ini nih menurun, sama dengan bakat aktingnya dulu di teater.

Dikarenakan saya kuliah menerima beasiswa yg pembayarannya lewat ATM setiap awal semester dan jumlahnya lebih dari uang SPP, maka merdekalah saya, udah berani ke toko buku Gramedia, beli buku kuliah, gak,,, hihii saya mencari buku cerita tentang jalan2, entah itu perjalanan wisata, spritual, atau biografi orang2 terkenal. ke warnet lebih sering, dan semester 5 saya udah bisa cari tambahan uang saku  dengan menjadi tentor tempat bimbingan les di Medan yg sekarang tempat les nya tutup bangkrut. lama kelamaan saya udah sanggup beli laptop, dan bebas lah berselancar didunia maya, mencari artikel jalan2 semudah memencet tuts keyboard. baca2 blog orang dan saya pun tidak disengaja mengoleksi buku tentang travel. buku pertama yg saya beli waktu itu adalah buku naked traveler karya Trinity, awalnya dia hanyalah seorang blogger loh, dari seorang wanita pekerja kantoran hingga mantap menjadi travel writer suatu karir yg mengasyikkan bukan,,, 

Dari kerjaan part-time saya yg jadi tentor sambil kuliah, tentunya uda pede donk tiap bulan pergi ke toko buku tiap bulan harus ada paling tidak beli satu buku baru, lama2 saya tertarik dari cerita2 penulis tersebut, sambil berpikir kapan ya saya bisa kesuatu tempat yg pernah diceritakan mereka di buku itu atau kapan ya bisa seperti mereka juga (travel writer). saya terus koleksi buku yg lain dan membaca dan belajar otodidak bahasa asing lainnya dirumah, saya ga peduli kapan yg saya peduli cuma belajar aja, kita ga tau someday i'll nya, manatau ya kan.

Sudah pernah kan saya bilang di post yg sebelumnya kalau mau punya pengalaman paling tidak kita harus punya knowledge-ment jadi dalam jalan2 juga harus punya refrensi2 perjalanan dari orang2 sebelumnya yg udah pernah kesana paling tidak juga untuk bekal dan persiapan kita, kalau ga suka baca ya tanya orang, kalau ga suka ngomong ya tulis, tapi yg paling efektif ya membaca, kalaupun tidak jago baca peta, paling gak ya baca keadaan sekitar. jadi jalan2 ini juga ga terlalu perlu keahlian tapi kecerdasan, ya lebih baik lagi kalo keduanya berjalan bersamaan. jadi kira2 dari dulu sampe sekarang dibawah ini adalah sekilas dari koleksi buku yg judul belakangnya ada Traveler2 nya dan beberapa nama penulisnya.


beberapa koleksi buku tentang perjalanan
Dari semua buku di gambar atas, nama-nama travel writer yg populer adalah Trinity, claudia kaunang, asma nadia, rini hardianty dll, dalam buku masing2 sepanjang cerita mereka tidak ada yg namanya membuat kita iri dengan perjalanan nya, yg saya tangkap malah mereka menginspirasi, salah satu contohnya adalah blog yg saya buat sekarang terinspirasi dari semua penulis buku diatas, kalau saya tulis review buku mereka disini satu persatu ya rasanya ga pas aja secara uda ada semua yg buat pasti, tapi pastinya ya baca sendiri aja deh, rasanya seru aja baca petualangan mereka. ini asli yang nulis adalah orang indonesia dan kebanyakan cewek. kalau buku sejenis yg dari luar negri ya udah pasti lah the lonely planet rajanya yg dimulai dari sepasang suami istri menjelajah hingga keliling dunia dengan mobil van-nya, versi indonesia ada juga loh kalo yg saya baca bacpackneymoon, sepasang suami istri yg mirip petualangannya dengan lonely planet hanya saja si istri warga negara Indonesia dan suami WNA, mereka juga nge-blog disini

Nah, blog saya ini mungkin isinya kalau anda baca sekalian, adalah gabungan gaya penulisan trinity yg santai informatif, claudia yang sangat mendetail, dan asma nadia yg lebih mengutamakan syukur dalam jalan2nya, saya menggabungkan semuanya supaya ya lengkap aja. kalau lihat buku dibawah ini lain lagi ditulis oleh seorang mantan mahasiswa nya bapak rhenald kasali pakar ekonomi indonesia, dia memberi kata pengantar di buku ini, sangat menginspirasi saya dan menjadi bahan motivasi saya kepada murid dan mahasiswa yg asuh kemarin, semua orang adalah pemimpin paling tidak dia pemimpin bagi dirinya sendiri, begitu dia katakan dibuku itu,,, wuihh  seandainya saya menjadi mahasiswanya waktu itu mungkin saya juga belum tentu sanggup atas tugas kuliah yg anti mainstream itu, bahwa yg mengambil mata kuliah pemasaran internasional wajib punya paspor dan pergi ke negara yg tidak berbahasa melayu selama 1 bulan minimal, dan setiap detil perjalanan mereka akan menjadi report yg menentukan nilai matakuliah tersebut di akhir semester,,,,


kebetulan selama media sosial ini terus berkembang seiring waktu dan saya termasuk aktif jg didalamnya maka setiap informasi sekarang nilainya ya gratis,, jadi saya dapat info di akun salah satu kampus usu bahwa penulis Trinity akan mengisi acara di usu, langsung donk saya daftar, dan yg pasti target saya adalah semua buku dia harus di tandatangani olehnya,  benar saja saya jumpa dan ngobrol sebentar et voila nih fotonya,,,,


begitulah kawan,, membaca lah, selagi mata ini masih sehat, kalau kita tidak bisa kesana untuk melihat langsung suatu tempat paling tidak kita ikut merasakan keberadaannya dalam membaca buku. semoga aja saya juga bisa jadi salah satu seperti mereka. btw kliping saya diatas itu uda 20 tahun lhooo umurnya hehe..

happy writing, salam jalan
echy

Sunday, August 13, 2017

perjalanan = pengalaman = bekal

August 13, 2017 0
Experience = pengalaman.

Hari ini kepikiran nulis tentang pengalaman,,  pengalaman adalah disini,, sangat mempengaruhi rasa, fikiran, emosi, kejiwaan, senang, bahagia, buruk, sedih, kontrol diri, kesuksesan, kegagalan, dalam hidup manusia, saya sangat menyukai hal2 yg mengandung pengalaman baru bagi saya, itu merupakan suatu tantangan, dan harus saya coba,, the new experience gave a new motion to makes happy.... why? Because pengalaman baik dan buruk itu terjadi atas apa yg sudah kita perbuat di awal kegiatan,, jadi kalau senang nya berbuat baik ya hasilnya dapat pengalaman yg baik, gitulah kira2,,,


Saya menganggap mencoba hal baru juga merupakan bagian dari pengalaman, entah hasilnya buruk atau baik, saya tetap appreciate, karna yg terpenting adalah “ ah saya sudah pengalaman “ini-itu” saya sudah tahu duluan daripada temen2 yg belum ngerasainnya atau sudah ngerasainnya duluan pasti hasilnya tidak sama dengan saya sendiri, jadi kayak seperti ada pertambahan rasa syukur ini kepada tuhan yg maha esa, contoh kemarin pas baru rilis film Annabelle : creation itu keluar di bioskop kota medan, saya antusias utk menonton nya bersama suami, dan ingin mencoba di studio ultra xd dan duduk di kusi D-box nya Cinemaxx Sun plaza. Waduhhh itu ya film hororrr jadi berasaaaaa bangett keinget lah sensasinya ampe sekarang, terus pengalaman keluar negri pertama kali pasti beda dengan orang2 yg belum pernah pergi sekalipun naik pesawat, pertama kali jadi tentor, pertama x kerja dikantor, pengalaman malam pertama, jumpa artis, main film, disyuting, makeupin penyanyi luarnegri, masuk koran, wisuda sarjana, main theater, pertama x pacaran, berorganisasi, ngampus, sekolah pasti beda2 sensasinya dan ini menggugah perasaaan batiniah saya,  apalagi akan menjadi suatu nilai sejarah dalam hidup kita yg akan kita ceritakan ke keluarga dan orang lain, “once upon a time”apalagi dapat kesempatan, untuk mencicipi restaurant yg baru buka pertama x, nah pengalaman saya berada disana tuh seakan2 berharga sekali buat pemilik restoran karna review saya pasti menjadi tolak ukur resto nya dia dikemudian hari,, sama dengan pengalaman kita2 nanti, juga bakalan menjadi tolak ukur apa yg akan menjadi tujuan hidup kita, esseh berat  amat bahasannya.. apalagi pengalaman tersebut adalah hal yg pertama x kita lakukan seumur usia kita,,

Jadi kalau lah pengalaman tersebut tidak menghampiri anda, kenapa kita tidak membuatnya, memulainya untuk membuat pengalaman sendiri, yg memicu adrenalin kita kalau tidak sesuai expectasi dan membuat anda gagal dan kecewa apa sih rasanya, saya pernah pengalaman waktu sakit pengen nya di opname di rumah sakit mewah di medan, kira2 seperti apa ya pelayanannya bedakah dengan rumkit pemerintah misalnya,, ternyata setelah dijalani saya jadi tau, good service is high cost, ada rupa ada harga, begitulah kira2, semakin tinggi pengalaman yg kamu inginkan maka akan semakin tinggi biayanya, jadi kita tahu oh disana bagus tapi mahal, atau oh disana murah tapi jelek, atau yg begini sekalian, oh disana bagus dan murah,, ada juga pengalaman yg tidak memakai biaya, misal menjadi relawan di suatu organisasi manapun, nah pengalaman yg lain saya pernah ikut di kegiatan mengajar skala kota medan yaitu kelas inspirasi medan, saya menjadi salah satu inspirator, atau saya juga pernah menggagas suatu komunitas bersama teman2 utk membuat suatu event, kalau orang lain bisa kenapa saya tidak,  saya jadi tau bagaimana memanage tim, cari sponsor, cari lokasi, cari peserta, menjadi donatur, cari pemateri,,,ya meskipun akhirnya ya alhamdulilah sukses, prosesnya sangat saya nikmati, dan saya sudah pengalaman akan itu,,,,begitulah diri ini yg haus akan pengalaman... ahahaha, pengalaman yg sekarang ini saya jalankan adalah menjadi seorang asdos (assisten dosen ibu siska) bagaimana rasanya menjadi pengajar untuk mahasiswa sedangkan saya masih S1, bagaimana mungkin, mungkin saja itu terjadi karna ada pengalaman menjadi guru sebelumnya,, jadii pengalaman yg baru itu kita dapatkan mungkin saja itu dari kejadian pengalaman yg telah lalu kita lakukan hanya saja jenjangnya lebih tinggi, contoh saya waktu itu tidak pernah sama sekali kepikiran jadi makeup artist, nah ini bisa terjadi karna sebelumnya saya cuma hobi mendandani orang, lalu pertama kali merias itu hanya untuk pesta atau wisuda, karna pengalaman merias yg lalu itu cuma utk pesta saja sekarang sudah berpengalaman merias untuk wedding. 

Jadi pengalaman itu juga pun butuh persiapan ilmu kawan2, jangan sampai undercontrol, tidak ada yg pasti di dunia ini selain ketetapan yg maha kuasa atas, rezeki, jodoh dan maut, siapa yg sangka saya bisa bersuamikan seorang chef, mugkin saja krn pengalaman saya kenal dgn dia sedari sekolah SMA. Jadi terkadang pengalaman yg lama dan yg baru itu berkaitan dengan garis tangan barangkali. Mungkin saja apa-apa yg telah terjadi sama kita (pengalaman hidup) itu memang suratan takdir hehehe.

Dari pengalaman lah kita dapat tahu mana baik dan buruk, atas tingkah laku kita sendiri, menambah nilai keilmuan dalam diri, serta kesyukuran kita pada yang maha kuasa atas pengalaman baik yg telah kita rasakan, so ayo cari pengalaman kamu untuk sebanyak2nya mencari ilmu dan bekal kita di kehidupan selanjutnya, karna pengalaman kamu di dunia akan menjadi penilaian pengalaman kamu selanjutnya di akhirat apakah surga atau neraka. So, sudah siapkah kita dengan perjalanan yg sesungguhnya.


Salam jalan, salam pengalaman
echy



Saturday, August 12, 2017

Antropologi dimata saya

August 12, 2017 0
Sebab-akibat


Yah.. sepertinya kalau membahasnya secara keilmuan rasanya saya ini siapalah ya.. secara cuma alumni sarjana antropologi yg kegiatan nya sekarang freelance di bidang pendidikan dan makeup artist.. dan istri rumah tangga jg. Sekarang saya mau membahas.. kenapa antropologi belum begitu dikenal luas di indonesia.. kenapa karna org umum kalo ditanya apa itu antropologi mereka mengatakan ilmu tentang bintang2 dan binatang purba. Nah., Berangkat dari opini yg salah itu, ini adalah kasus dr sebab-akibat kenapa bisa seperti  itu maka itu saya mau menjelaskan sebabnya dr kacamata saya, dan melakukan survey kecil2an terhadap anak2 murid saya kelas 2SMA dan mahasiswa di institute pendiidikan,,,, ya kadang saya guru dan asdos hehe..




Sebabnya adalah :

- kurang sosialisasi
Tahun 2005 adalah tahun dimana mata pelajaran antropologi di sekolah SMA utk program IPS dihapuskan dr kurikulum pendidikan sampai sekarang. Akibatnya ketika murid program IPS lulus dan ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya aka kuliah,, tidak ada yg ingin masuk ke jurusan tsb krn mereka pikir tamatan dr antropologi masa depan nya kurang jelas. Ini sudah pasti menjadi poin utama krn sosialisasi ilmu antropologi yg paling cepat dan murah adalah dari guru dan murid,,, apalagi di USU waktu saya kuliah dulu adalah jurusan yg dianggap dr dunia ketiga.. tidak terkenal... Who knows.. urutan pertama dari SPBM yg dipilih adik2 SMA hanya lah jurusan ekonomi, akutansi, bahasa dll.. selebihnya karna supaya lulus aka di PTN bukan krn niat misal ambil jurusan sosiologi sebagai pilihan kedua atau ketiga.


- kurang nya SDM lulusan ANTROPOLOGI di kepemerintahan Indonesia

Bukan tidak banyak doktor Antropologi yg ada di negara kita, tapi mereka lebih konsen ke mahasiswa, jurusan nya dan penelitian proyek dll... Mereka lebih banyak menjadi dosen Di kampus-kampus, seminar2 akademik intinya hanya di lingkungan dunia pendidikan.. ilmu yg masih mahal.. tidak menjamah umum.
Apalagi pegawai negri,, nah lulusan ANTROPOLOGI banyak yg menjadi PNS itu guru sekolah, dan dosen. Tidak menjadi staff ahli di kementrian apa gitu,kalaupun ada kuota nya sedikit, sedangkan lulusan nya tiap tahun di seluruh indonesia mungkin ribuan tiap tahun...  beda dengan negara luar yg menganggap sarjana antropologi adalah orang yg punya solusi serba tahu apalagi kalo melibatkan masyarakat. Masyarakat indonesia yg notabene punya ribuan sukubangsa. Rata2 penerimaan PNS indonesia syarat pendidikan terakhir jarang tuh yg ada tulisan dibutuh kan sarjana antropologi utk tenaga ahli kementrian dinas ataupun BUMN. Jadi akibatnya lulusan nya kalu mau ngelamar kerja apabila ada tulisan syarat pendidikan terakhir semua jurusan barulah mereka bisa ngelamar,,, kalo tidak begitu ya jadi apa ajalah yg penting halal. Ini fenomena kawan. 


- kurang nya literasi tentang AntropologiKita tahu juga buku2 tentang antropologi di Indonesia ini sangat jarang apalagi penulisnya jg orang indonesia sendiri yg jg lulusan antropologi, hal ini jg merujuk pada berkurangnya minat terhadap Antropologi,, secara garis besar indonesia dgn 250jt penduduk. 70% nya adalah usia produktif aka anak muda, yg di zaman canggih ini minat membaca secara online adalah solusi, nah tulisan2 ttg Antropologi itu sgt jarang, apalagi dengan bahasa  yg mudah dicerna utk anak muda, saya sendiri aja nah ini pengalaman ya, saya tahu kata antropologi itu dari teman yang pada masa sma di program ips dan krn saya di program ipa (ini kejadian tahun 2004 ya) saya tanya itu pelajaran tentang apa ? dia jawab " itu pelajaran tentang manusia purba bagaimana menggunakan kapak batu danpenemuan fosil serta budaya2 y ada di indonesia" jawabnya singkat,,, saya pikir waktu itu antropologi tidak ada bedanya dengan sejarah,,, lalu krn agak penasaran (waktu itu internet masih mahal) saya tanya kk siska, (dia inspirasi saya), ternyata dia kuliah di usu jurusan antropologi, saya tanya kuliahnya ngapain aja kk, dia jawab, kuliah nya itu asik, cocok sama yang suka jalan2, suka nemu orang baru, nanya2 dll,,, dan buku pertama yang saya baca yg ada tulisan antropologinya itu adalah laskar pelangi nya Andrea Hirata tahun 2005, tahun 2006 saya mencoba spmb dengan pilihan program ips langsung fokus ke pilihan pertama bahasa jepang dan ilihan kedua adalah antropologi,,, eh akhirnya saya lulus di antro,, selang waktu pertama x  kuliah tau kalau tokoh antropologi indonesia itu  adalah pak KOENTJARANINGRAT terus kepo...kepo dan kepooooo,,,, nah dokumen2 nya ini banyak yg berasal dari luar negri,, apalagi belanda dan inggris,,,,dan teorinya juga dipengaruhi dari tokoh2 antropolog luar.



 - kurangnya media pengantar sosialisasi 

saat ini media sosial adalah media paling efektif untuk meyebarkan segala sesuatu hal, termasuk untuk ajakan, kampanye2 apapun, edukasi, lingkungan lah, sekolah, kesehatan dll, kenapa para antropolog tidak melakukan kampanye yg lebih membumi dan dengan bahsa yang mudah dimengerti oleh khalayak umum, sehingga orang yg sudah tahu antropologi maupun yang belum tahu jadi paham arahnya antropologi ini kemana, dan bukan ilmu kelas 3 ataupun dari dunia ketiga bagi manusia indonesia, misal ada film tentang antropologi yg dibuat di indonesia, skenario oleh antropolog, dimainkan oleh antropolog dan dipublikasikan secara komersil,, bukan tidak muungkin anak muda zaman sekarang lebih minat terhadapa jurusan yg keren ini bukan,,, apakah film sokola rimba yg diadaptasi dari buku nya si butet manurung bukannya film tentang antropologi dan ditayangkan di bioskop komersil,,, iya benar,, kenapa cuma satu, kenapa tidak banyak,, tidak tertarikkah produser membuat film yg secara sinematografi dan ceritanya tidak dibumbui drama,,, sekali lagi ini hanyalah alasan suka atau suka,, udah itu saja,, yang saya tau justru penjelasan antropologi lebih enak kalu sudah melibatkan visual (antropologi visual),, banyak film tentang antropologi tapi untuk kalangan khusus saja sekali lagi tidak komersil,,, you know what i mean kan,,,,


sewaktu saya kuliah (bukan curhat) bukan tidak banyak teman2 yg lain jurusan membully jurusan antropologi ini,, yg dibilang lah manusia purba,, secara juga orang2 yg kuliah dijurusan ini memang agak unik2, dan apalagi asli dari daerah jauh kampungnya,,, saya juga ga mengerti apakah memang ditakdirkan seperti ini atau tidak,,, tapi ini ya krn akibat dari sebab diatas,, anak muda yg keren2 itu ga tau esesnsi antropologi dalam kehidupannya,, atau tidak punya budaya lagi barangkali tegerus oleh zaman dan lintas budaya pop.



sekilas film komersil tentang Antropologi yg ditayangkan di bioskop luar dan dalam negri yg sudah pernah saya tonton:

(manatau jadi kepo)
1. the nanny diaries (2007) review
2. the lost city of z (2017) review
3. sokola rimba (2013) review
4. uang panai (2016) review
5. serial Anandhi (2016)
6. Kartini (2017)
7. memory of my face (2011) review
 and many more,,, selebihnya cari ajalah sendiri ya searching by google...hehe


dan Antropologi itu adalah disini

dan kenapa saya membahas antropologi di blog cerita jalan saya ini,, karna antropologi itu explorer, dan explorer itu ya jalan2,,,  hehehe bisa-bisanya saya ajah... 




salam,, antro,, eh jalan,,,



echy.




Tuesday, August 8, 2017

Apa yang disiapkan sebelum liburan akhir tahun.

August 08, 2017 0

Travelling or solo bacpacker for woman,,,,,
as you know before you go, you must full preparation for whatever happens, karna kita ga tau apa yang akan terjadi di jalan atau dimanapun. dibawah ini ada beberapa kiat tips dan trik dari pengalaman saya yang harus kita siapkan yaitu :


planning :

1. tujuan : sudah harus pasti tahu tujuan kamu mau kemana, misal dari medan ke bandung,,,
2. kapan : kapan waktu yang tepat untuk pergi, apakah high season atau hari biasa supaya ga terlalu rame, dan mahal atau kapan waktu cuti di approve bagi pekerja.
3. transportasi : kira2 kalu sudah tau tujuan mau kemana, kita harus tahu mau naik apa untuk sampai ke tujuan, apakah pesawat, naik kapal, kereta, atau bus.
4. mau ngapain  : tujuan traveling kadang berbeda orang per orang, kadang cuma mau jalan-jaan keliling kota atau pergi kegunung, wisata itu banyak macam, ada wisata belanja, wisata budaya, wisata sambil bisnis dan saya prefer citywalk tour.
5. tinggal dimana : penginapan ada banyak jenis  ada hotel mewah, hostel, motel atau numpang di rumah teman atau sodara yg ada dikota tujuan kita.
6. uang : nah ini udah pasti harus punya karna adalah faktor penting sekali, kalau ini tidak punya lebih baik gausah kemana2 krn apa, bakalan nyusahin orang hehe, terkecuali budget backpacker kayak saya. ada baiknya kamu tahu sumber dana kamu darimana, misal tabungan tiap bulan, sistem arisan asal jangan pinjam duit orang karna apa, akan memalukan sekali kawan.

contoh planning di kasus saya : tujuan ke bandung bulan oktober, dari medan sudah pasti naik pesawat pergi pulang, sampai sana keliling kota naik bus atau angkot dalam kota atau jalan kaki, nginap numpang rumah sodara selama 3 hari, berapa uang yang cukup untuk dibawa selama perjalanan, kira2 diperhitungkan, biasanya bujet paling banyak itu untuk makan dan beli oleh2.

pra preparation : setelah tau tujuan, ngapain, naik apa, kapan dan tinggal dimana, baiknya langsung kita perhitungkan semuanya, karna saya adalah freelancer tulen maka waktu terbaik untuk pergi terserah kapan saya bisa.

1. beli tiket : cari tiket murah dari 6-8 bulan sebelum keberangkatan, saya cari tiket murah PP medan-bandung dari bulan februari untuk keberangkatan di bulan oktober, sekitar 1,2jt ongkos PP pesawat uangnya saya dapat dari sistem arisan yg kebetulan pakai sistem nomor, jadi saya tau kapan uang arisan saya keluar maka langsung saya beli tiket dan lanjutkan planning untuk traveling,
2. terus untuk bujet selama di kota tujuan, februari ke oktober itu ada 8 bulan lagi jadi saya menabung tiap bulan sekitar 300rb perbulan x 8 bln = 2,4jt rupiah uang yang dibawa selama di bandung.
3. 1 bulan sebelum berangkat saya telpon sodara saya yang di bandung, untuk memastikan bahwa dia siap untuk saya tumpangi selama beberapa hari. (note: siap jg untuk tau diri gak numpang sembarangan, bersihkan tempat tidur kalau bangun, atau nyuci piring dan nyapu2 dikitlah dirumahnya minimal)
4. jalan jalan sekitar, dimana zaman yg semakin canggih dan mudah ini disetiap hp ada internet jadi jangan bodoh, cari, search google, googling tempat atau lokasi wisata yg hips di bandung, tempat makan atau tempat beli oleh2 kalo kesasar tanya google map, order gojek, atau kalo kuota habis, tanya orang sekitar, supir angkot kek, tukang parkir atau siapa aja lah. kalo uda sampe jgn lupa foto2 yah.. hihiii

udah gitu aja, pulang lah pada waktu yg tepat karna kalo tidak, anda akan ketinggalan pesawat, dan siap2 keluar duit lagi utk beli tiket lagi,,,,

NB : banyak cara untuk bisa punya uang untuk jalan2, tergantung kemauan, atau kebutuhan prioritas, kalau saya memang prefer travel more than had a gold, so yah beda2 orang,

misal di awal tahun atau bulan januari punya planning trip ke luar negri ya hitung lah yg paling dekat dari medan itu ke penang ya, untuk beli tiket ke penang dari medan rata2 harga PP bukan promo ya itu sekitar 650rb,  itu bisa menabung 5rb sehari sebulan jadi 150rb ditabung ke bank atau celengan jadi uang nya bisa ga ke pake, dalam 5 bulan udah bisa itu dibeli tiketnya, nabung 2 bulan lagi untuk ngurus passport, terus nabung lagi selama 4 bulan sekitar 250rb per bulan, jadi selama disana bisa bawa 1jt, akhir tahun udah bisa tuh liburan ke luar negri hehe cukupkah,,, cukuppp,, liat postingan saya sebelumnya,,,Disini

Salam jalan... Semoga bermanfaat..

Echy

unesco world heritage site in penang

August 08, 2017 1
14 oktober 2016, jumat.

pukul 10pagi kami memutuskan utk jalan masing2 ceilehh hahaha hanya utk kasus ini saja karena agenda mereka belum puas utk belanja, dan aku sudah pastinya benar2 memanfaatkan waktu utk jalan kakai keliling kota,, yups, citywalk tourist,, ohya gak lupa bawa air minum dari hostel pertama yang saya nampak samping hostel adalah instalasi seninya si ernest, yg terbuat dari besi di ukir2 jadilah seni jalanan yg keren.




jalan dikit ke kanan dari hostel ada bangunan ini..

 belakang gedungnya ada pertigaan ini, iyah tapi pagi hujan lebat disini tapi ga becek saya jalan santai, 2 bijik orang itu jg udah pergi naik uber untu ke mall lageehh..


 taman nya so clean,,, betah ya kalo sore nyantai disini

belok ke kiri ada rumah tua bekas peninggalan syah bandar apa ya namnay lupa,, pokoknya sekarang dibuat jadi musium islam pulau pinang.

kesebelahnya masuk jalan armenian, tempat pertunjukkan boneka, puppet house,

kesebelahnya lagi ada rumah peninggalan sun yatsen dan sekarang dijadikan museum juga,, btw saya jalan kaki sendirian ini.


rumah bergaya khas rumah toko tionghoa peranakan ..di medan juga banyak tapi tidak terawat seperti ini.

bersih dimana-mana.....


yap kongsi temple

hayoo,, kira2 saya dimana di foto ini,,,,

unik yahh, ini ada di daerah lebuh cannon

masjid aceh


selepas jalan kaki diudara yg sejuk pagi ini, ada serombongan turis lengkap denga guide yg berasal dari cina dan tidak bisa bahasa inggris ketika saya ketemu sama 2 cewek cina itu langsung saja minta tolong untuk memfotokan saya di mural wall ini dengan bahasa tarzan




the book and sandwich cafe

cheah kongsi di lebuh pantai/beach street foto dari jauh,, 


minta tolong orang indo yg sedang ambil foto jadi ya sekalian lah




uncle penjual souvenir mau memfotokan kalu kita membeli gantunagn kunci seharga 10MYR 3 buah


jumpa lagi sama cewek dari cina tadi





ini adalah rumah ibadah yang dibangun oleh keturunan bangsa india di penang..

dan akhirnya saya berada di Little India,, sewaktu saya tanya2 soal henna yg mau beli beberapa dan gelang2 india untuk anak2 di toko2 disana ada pemandangan aneh baru ini saya liat banci orang india,, kenapa karena bekas cukuran yg ditutupi bedak itu koq kayak jenggot warna hijau muda gt ya,,, haduh bayangin nya aj lucu,,


kaum pinggir kota



panas..

high court georgetown

st. george's church

mahkamah sesyen pulau pinang

halte menunggu bus CAT datang, lelah makan samosa yg dibeli di jalan chulia, agak kenyang karna samosa gede ukurannya.halte ini letaknya depan mahkamah tadi dan belakangnya gereja st.george

turun bus di daerah jl. penang karna ais dan dea katanya mau makan ini, jadi janjian disini


jalan ke depan lewati ruko2, dengan jasa googlemaps saya input alamat hostel terus saya ikuti perintahnya dan jadilah saya menjelajah,, jalan kaki lagi..


jalan pulang agak gerimis lalu setelah saya ikuti perintah googlemaps untuk balik hostel akhirnya saya tahu ternyata selama perjalanan tadi, saya pas memutari georgetaown pergi lewat belakang hostel pulang dari depan hostel,,, wah senang nya meskipun jalan kaki paling pengalaman ini tidak didapatkan sama 2 bijik orang itu,, capek sampe di hostel ada kios es kopi dengan harga 5 MYR, duduk nunggu mereka di lobi hostel sampai jam 3an sore,, temen ngobrol saya jg org indo yg sedang backpack senidirian dia baru datang dari malaka, kota budaya jg di malaysia. sedikit jenuh saya packing barang saya di kamar dan mereka pun pulang dengan segambreng belanjaan lagi,, uang saya pas tinggal 15MYR, utk ongkos uber dan beli makan di bandara mungkin ya KFC. ohya jadwal kepulangan kami itu jam 6 sore, so dari jam 4 kami harus ada di bandara penang, right,,, order uber dan saya pun menjepret kenangan selama berada di jalan.


bye penang
masuk bandara ambil troli, cuma saya yg punya pegangan tangan leluasa krn mereka udah kehepotan dgn barang bawaan, untung aja ga lebih dari 7 kg, kalo gak ya kenak bagasi lah ahahaha,, chek in dan tunggu di lounge... eits sempatin beli makan di kfc takut kelaparan dalam pesawat, pas tinggal 10MYR, uang ringgit saya habis tak bersisa.. luar biasa, saya salut sama diri sendiri ternyata 1 juta itu cukup.

estimasi biaya hari jumat (final) : 32,5 MYR = 104rb rupiah
- beli jajan samosa pinggir jalan : 2,5MYR
- beli gantungan kunci : 10MYR
- beli es kopi sebelah hostel : 5MYR
- ongkos uber ke bandara : 5MYR
- makan KFC bandara : 10MYR


fyi : 1,5 juta rupiah itu semua sudah include dari ongkos pesawat PP airasia, penginapan 2malam di hostel yg ada ac nya, makan, beli jajan, oleh2 sekedarnya, ongkos uber. wihh,,, ga kebayang saya lulus untk mengetes manajemen diri, and FYI too ais dan dea sempat lagi menukar uang ke money changer, terus mall yg tadi mereka datangi namanya queensbay mall, itu letaknya ga jauh dari bandara, jadi agak bolakbalik ye,, tapi kata mereka disitu semua serba ada dan lengkap.




selesai.. salam jalan
echy.


mmhhmm tahun depan kemana lagi ya...