Monday, September 17, 2018

PLN WILSU Tebarkan Cahaya Hingga ke Dusun Lumban Siregar




Sabtu, 15 september 2018 adalah hari penting bagi warga Dusun Lumban Siregar, Desa Huta Namora di Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba Samosir. Bagaimana tidak mereka hidup sudah lebih dari 16 tahun di wilayah itu tapi baru sekarang menikmati listrik dimana tim kami tepat sampai kerumahnya, sebagai momentum resmi pemasangan alat listrik dirumah mereka. Lokasi ini bisa ditempuh dalam satu jam perjalanan dari Parapat, kawasan wisata Danau Toba



Kami/tim yang dimaksud adalah para peserta dan pengurus korwalis (kelompok kerja wartawan listrik) meliput kegiatan ini bersama Bapak Manajer PLN Rayon Porsea, Elfrid Pasaribu mengatakan desa terbaru yang kini sudah dialiri listrik yakni Desa Huta Namora di Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba Samosir.

Bapak Elfrid Pasaribu

Ketika saya menginterview warga yang rumahnya baru dialiri listrik ini, mengungkapkan kegembiraannya bagaimana mereka telah lama menunggu datangnya listrik untuk kebutuhan hidup mereka, bayangkan selama itu mereka tidak punya alat-alat elektronik, kecuali HP, ketika saya tanya dimana mereka ketika ingin mencharger, mereka akan pergi keluar dari rumahnya berjalan atau naik motor hingga 5 km kedepan kerumah warga/tetangga atau warung yang sudah teraliri listrik. Dan alat listrik yang dipasang dirumah mereka adalah alat listrik prabayar dimana mereka juga belum tahu informasi cara penggunaannya, sehingga saya langsung memberitahu bahwa nanti pihak PLN daerah sini akan mensosialisasikan cara menggunakannya.



Jangan membayangkan dusun ini ramai penduduk, jarak 1 rumah ke rumah tetangga lainnya paling dekat itu bisa 500m - 1km, selebihnya adalah lahan-lahan luas kebun mereka sebagai mata pencaharian mayoritas penduduk. 

Disini hanya ada 17 KK di desa ini dan baru 3 rumah yang masuk listrik, termasuk salah satunya rumah warga yang diwawancarai tadi, Bapak Oloan Sinaga. Namun pihak PLN tetap berkomitmen untuk menyelesaikan penarikan jaringan listrik hingga ke desa terpencil lainnya yakni Desa Jambu Dolok, Kecamatan Pintu Pohan.

Tiang listrik baru di desa Huta Namora

Kendala dalam pemasangan listrik ini karena penarikan jaringan masih harus dilakukan manual karena penyebabnya keadaan topografi wilayah yang belum bisa dilalui kendaraan. Tiang listrik dan kabel masih harus dipikul oleh pekerja ke lokasi sehingga membutuhkan proses yang tidak singkat untuk merealisasikan program ini.

Program Listrik Desa menjadi salah satu komitmen pemerintah mewujudkan 100 persen desa teraliri listrik pada tahun 2019 sebagaimana PLN menjadi satu-satunya BUMN yang menyukseskan program ini. Terlebih program ini semakin digenjot terutama pada kawasan-kawasan prioritas seperti Kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatra Utara.



bersama warga pemilik rumah 







2 comments:

  1. semoga listrik bisa makin terjangkau ke pelosok indonesia manapun yaaa mb, karena listrik juga salah satu pangkal supaya warganya makin maju & sejahtera

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener mba,, harapannya semakin merata se indonesia

      Delete

Terimakasih sudah memberi komentar dengan sopan