Menjadi Host Dari Couchsurfing

haii.. bonjour,, hello world i'm back..

yap setelah lama vakum selama 2 bulan saya gak update tulisan, akhirnya punya juga waktu nulis sebentar, kali ini saya akan membahas tentang apa itu couchsurfing.com yah dari sekian lama bermain dalam jalur pertemanan di semua media sosial yg booming di indonesia, dan di bulan 9 kemaren saya puasa medsos, dan focus di tempat belajar les bahasa perancis akhirnya saya main lagi di CS, yah couchsurfing.com adalah wadah para pejalan atau traveler untuk saling mengenal dan membantu para traveler lainnya dari satu negara berkunjung ke negara lainnya istilah untuk mencari tempat menginap gratis atau guide local, dan kemarin saya berkesempatan menjadi host aka tuan rumah untuk teman CSers saya yang datang dari maroko bernama Anas, walaupun secara kondisional tidak menginap langsung dirumah saya, paling tidak saya juga menjadi guide dia untuk berkeliling di kota kita tercinta ini medan,saya meminta bantuan kepada Thawi dari grup french class dan anas tidur di rumahnya, dan dia menginap selama 2 malam sebelum dia hambus pulang ke negara nya melalui malaysia. pengalaman bertemu orang asing yg sama sekali baru dikenal ini menjadi kesenangan tersendiri bagi saya, dituntut untuk selalu berpositif thinking bagi sesama manusia, mengenal lebih luas bahasa dan budaya negara lain, kebetulan Maroko adalah negara yg sebagian penduduknya adalah muslim, dan berbahasa resmi 2  bahasa yaitu, arab dan french so saya meminta dia juga untuk menjadi native speaker di grup TDF youthmedan.net kami, 




jadi Anas Mounsif pria 23 tahun ini datang ke medan karna tidak sengaja melihat ongkos pesawat paling murah dari Kuala Lumpur setelah ia ke Filipina dan ingin ke Indonesia karna paling terdekat itu hanya Medan, so terbanglah ia kemari, dan dengan datangnya ia ke Medan ia akan mengklaim bahwa ia pernah ke Indonesia.




oiya jadi setelah pagi hari esoknya kita buat jadwal untuk Anas, akan keliling medan atau sightseeing bisa jalan kaki atau naik grab lah paling jauh, ternyata Thawi dan Lance juga bisa ikut menemani jadi ya kita numpang di mobil lance, jadilah kita ke istana maimun, yang sangat iconic itu,,

yang baju biru jangan sampe lolos.. hi.. lancee







so, sehabis keliling dari istana maimun,  kita ke masjid raya dong pastinya, nah disini kita dapat pengalaman yang agak kurang mantap pemirsah secara waktu itu sudah mendekati zuhur,thawi dan anas hendak ke mesjid, maka dipintu depan atau gerbang masjid raya ada buku tamu dan disiruh oleh petugas (ntah petugas apa pake baju dinas kayak satpol pp) yg katanya harus di isi oleh warga mancanegara maka jadilah saya menyuruh anas untuk mengisi buku tamu tersebut yang isinya seperti kebanyakan ada nama, asalnegara, perempuan/pria, dan DONASI nah Anas mengisi itu semua dan dibagian donasi ia menulis 0, maka petugas itupun marah kenapa donasi nya tak ada, saya bilang sebagai guide nya anas kalau dia cuma singgah untuk sholat, dan mereka memaksa harus wajib memberikan donasi, thwi dan anas yg udah keluar dari gerbang duluan masuk kembali dan bicaralah anas dengan bahsa inggris ke petugas dan saya terjemahkan kembali kira-kira seperti ini "ini masjid, saya muslim dan saya sholat didalamnya, baru ini saya ke masjid diwajibkan bayar donasi, kenapa saya diwajibkan bayar donasi, bukankah didalam masjid sudah ada kotak infak, so buat apa saya bayar donasi lagi" gitulah komentar anas, dan seorang ibu-ibu enatah petugas atau bukan bilang ke kami "yaudah, pergi lah kalian sana" hadduuhhh baru x ini saya senbagai warga lokal malu binggiittt,,, kami jalan untuk ke warung makan, dan anas suka sekali dengan nasi goreng, btw, kami lanjut panas2 ke daerah kesawan dengan jalan kaki untuk menunjukkan wilayah heritage medan, dan dia bilang kenapa negara berkembang di Asia sangat dimudahkan untuk mempunyai sepeda motor, pantas saja polusi menjadi masalah di kota2 besar di negara asia.




setelah lelah dengan berjalan keliling sekitar lapangan merdeka medan, dan always dia bilang "kenapa ya negara asia tenggara kelakuan orang2nya agak mirip, misal ketemu orang asing selalu minta foto dan ada saja di tempat yg turistik selalu ada pelajar yang berlatih interview dengan turis"
ya itulah nas, kalau gak gitu kami latihan sama siapa yg bisa bahasa inggris selain langsung sama bule, secara ke inggris saja kami belum mampu ahahaha curhat.

okelah sampai disini aja, cerita tentang tamu couchsurfing saya kalo foto2 nya agak kurang mohon mngap lahir bathin, secara Medan gini-gini aja ahahaha foto sendiri ajalah gedung2 itu happy keliling and enjoy your weekend. 
Menjadi Host Dari Couchsurfing Menjadi Host Dari Couchsurfing Reviewed by Ceritajalan.com on Desember 24, 2017 Rating: 5

1 komentar:

  1. Mba, mau tanya donk cara menggunakan couchsurfing kalau sy hanya mjd host sbg guide utk traveller saja mksdnya mjd host yang statusnya tidak accepting guest di rumah saya untuk mereka menginap. Msh blm nyaman memberi tempat penginapan ke org asing tp ingin bantu traveller jika ada yg traveller ke jkt, sy tau bgt jkt spy turisnya tdk tersasar krn sy pernah bantuin turis yg bingung saat mrk tersasar jalan sampai ke jakarta timur dimana notabene org2 yg di jkt timur blm lancar bhs inggris beda jika di jaksel byk org2 tinggal disitu atau kerja disitu bs bhs inggris. Dan petugas di public transportation spt busway yg jalurnya sekitar jakarta timur pun sulit mengkomunikasikan krn kendala bahasa, tris itu tdk ada e-card utk byr metrotrans (semua bus di jkt byr di dlm bus pakai e-card) jd sy bantu wkt itu dgn sy byrkan ongkoso nya dgn tap 2x. Jd krn hal itu terinspirasi saja mau bantu traveller sambil sy memperlancar bhs inggris sy dan punya byj kenalan dr mancanegara

    BalasHapus

Terimakasih sudah memberi komentar dengan sopan

Diberdayakan oleh Blogger.