Cara Minta Izin Me Time ke Suami


Me time itu apa sih?, menurut saya sih waktu sendiri, nah beginilah manusia dulu waktu jomblo pengennya berdua, sudah berdua eh malah pengen sendiri, hehe, gak begitu maksudnya. Me time adalah waktu istirahat para istri atau ibu yang menginginkan satu waktu untuk istirahat dari tugas-tugas harian sebagai istri/ibu seperti biasa, me time itu juga harus disepakati, apakah untuk menjalankan hobi atau ingin bersantai saja istirahat tanpa rengekan atau kerepotan rumah, ibu bekerja dan istri rumahan juga harus punya me time, dibebastugaskan dari beban rumah sangat berpengaruh pada mood hari-hari berikutnya dirumah. Apakah masih bisa menjaga kewarasan atau malah semakin tak terkendali emosinya. Semua kita tau kalau punya anak itu tak semudah menjaga rumah.


Pengalaman saya meskipun kami belum punya anak, menjaga kewarasan dalam 8 tahun ini berumahtangga meskipun saya tidak bekerja adalah wajib, saya selalu menganggap kalau saya dirumah ini adalah pekerja yang digaji bulanan, ada waktu libur dan juga ada waktu cuti, begitulah kesepakatan menikah waktu itu, karna itu juga berlaku bagi dia si suami biar adil, ya dia juga punya teman-teman dan hobi. Kadang kami menghabiskan waktu berdua, eh ini bukan me time ya.

Jadi kemaren banyak yang bertanya kenapa saya bisa jalan-jalan sendiri selama 7 hari, koq bisa dikasih izin, begini kasus saya dengan ibu/istri diluar sana berbeda, orang bisa bilang "enaklah cuma sendiri ga punya anak jadi ya bebas aja jalan-jalan?" nah me time juga bisa anda gunakan untuk ke salon, kumpul bersama teman, atau sendiri jalan-jalan ke mal berbeanja dan lakukanlah hal  apa saja yang anda suka, kalau tak ada uang ya jangan dipaksa bisa aja duduk duduk ditaman sambil menikmati hari. 

sewaktu pamitan mau trip sendirian ke LN kemarin,

Artinya semua cara menikmati me time ini pasti berbeda-beda dan sesuaikan siapa juga suaminya, tapi dari semuanya ada beberapa hal yang sama untuk meminta izin me time yaitu :
1. ungkapkan, jangan ngedumel dalam hati terus muka cemberut, terus seluruh isi rumah direpetin ga kejuntrungan, sampaikanlah keinginan anda dengan pelan dan lembut.
2. jujur, sampaikan secara jujur keluhan anda dan apa yang anda inginkan dari suami dan hasil dari me time itu.
3. beri ruang untuk diri anda pemahaman bahwa me time itu cuma sebentar dan tidak akan merubah segala isi rumah dan ketentuan yang ada.
misal : tidaklah gara-gara me time kita jadi lupa tanggung jawab sebagai istri ke suami dan keluarga.

Saya sebelum minta izin ke suami cuti tahunan untuk me time pergi jalan-jalan, sebelumnya saya melakukan semua perintahnya, semua yang diarang dan semua yang dia inginkan saya turuti. Maka ketika dia ingin me time bersama teman-temannya saya juga tak melarang, nah menurut saya ini win-win solution.

Tapi semua kembali lagi ke pribadi masing-masing, kalaulah menurut anda dengan me time dirumah tanpa ada kerjaan dan rengekan si bayi, atau bergantian sehari saja menjaga anak dan membuat isi rumah beres itu juga merupakan kepuasaan batiniyah ya silahkan, semuanya dibuat agar psikologi kita baik-baik saja.

Selamat me time kawan-kawan rumah tangga.


Share:

No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah memberi komentar dengan sopan