Kemkominfo : Pojok Literasi Menciptakan Agen Literasi Keuangan yang Cerdas



Pada tanggal 21 maret 2019, pertama kalinya program Pojok Literasi dari DJIKP diselenggarakan di kota Medan, sebuah kebanggaan karena menjadi kota pertama untuk program ini, alasan dibalik kenapa program ini dibuat adalah diperlukan adanya masyarakat yang terliterasi secara menyeluruh untuk tahu bahwa Fintech yang aman seperti apa, karena kemudahan dan kecanggihan aplikasi gawai tentang keuangan semakin mudah tapi semakin juga tak aman.


Untuk itulah acara yang diselenggarakan bersama bloggercrony dan mengundang para millenials, termasuk mahasiswa dan blogger di kota Medan berlangsung meriah. Pertama sekali saya sendiri juga menyambut baik acara ini, karna saya sendiri pengguna Fintech, termasuklah fasilitasnya seperti mobile banking dan produk nonbank lainnya melalui kecanggihan teknologi dalam satu genggaman. 
Share:
Read More

Perawatan Pada Luka Sayat


Mengalami luka, tentu bukan hal baru lagi bagi kebanyakan orang, terlebih memang terdapat banyak faktor yang bisa dengan mudah memicu terjadinya luka. Apalagi aktivitas yang dilakukan seringkali bersinggungan dengan banyak barang. Barang-barang apapun itu, apabila tidak berhati-hati, bisa menyebabkan seseorang mengalami kecelakaan hingga menyebabkan cedera dan terluka.

Dengan tingginya resiko mengalami luka, kamu perlu mengetahui hal-hal apa saja yang seharusnya dilakukan saat luka terjadi. Berbekal informasi yang cukup mengenai penanganan luka, maka kamu pun dapat sesegera mungkin melakukan tindakan yang tepat pada luka yang baru saja terjadi, terlebih jika luka yang timbul adalah luka sayat.
Share:
Read More
,

Kebun Madu Efi, Wisata Kebun Bunga dan Madu di Tanah Karo.


Halo, kali ini
 kita jalan-jalan ke destinasi wisata dari tanah tinggi karo di Kabanjahe, yaitu Kebun Madu Efi, adalah sehamparan kebun bunga warna-warni bak diluar negri yang dikelola untuk menghasilkan madu alami dari lebah-lebah yang sengaja diternak dipenangkaran mereka. Karena madu-madu tersebut dihasilkan dari berbagai bunga yang ditanam di daerah kebun mereka, maka pihak pengelola sangat bergantung pada bunga-bunga cantik tersebut. 

Tempat ini tak hanya menyediakan kebun bunga yang memanjakan para instagramer untuk berfoto, tapi ada juga fasilitas camping ground, dengan adanya tenda-tenda cantik yang disediakan untuk yang suka bermalam dengan suasana sejuk  pegunungan yang syahdu, menyalakan api unggun sambil barbeqyu adalah kenikmatan haqiqi yang bisa dirasakan pengunjung, apalagi di jam tertentu diharuskan menciptakan keheningan malam, agar terasa intim dengan alam dan tidur ditemani suara jangkrik. Sambil menikmati pemandangan bintang-bintang tanpa polusi cahaya di langit, Ahhh, what a wonderfull moment.



Bayangkan bagaimana nikmatnya bangun tidur, suasana sunrise yang diselimuti kabut pegunungan nan sejuk, suara burung dan embun pagi disekitar, serta bunga warna-warni memanjakan mata, rasanya ingin berlama-lama disini. 

Siang hari matahari mulai menanjak naik, sangat terik tapi angin berhembus kencang dan sepoi-sepoi, tidak menyurutkan niat untuk berfoto dengan cahaya alami. Sehingga tak terasa hujan pun jatuh disertai angin, seketika saya menyukai bau tanah alami yang muncul dari air hujan itu sungguh suasana yang tak dapat dibeli.

Mengisi perut yang lapar disuasana dingin seperti ini adalah kewajiban, jangan lupa untuk mencicipi minuman khas disini yaitu honey lemon hangat nan lezat yang terbuat dari lemon segar serta madu dari peternakan mereka yang membuat suasana dan rongga dada menjadi hangat serta kopi enak wangi semerbak. Hmmm.

Sore hari sebelum gelap, tanpa menikmati sunset, kami pulang. Sudah cukup  bagi kami mengisi mood booster untuk menyambut weekday kembali. 

Persiapan Penting Menuju Kebun Madu Efi:

1. Bawa snack dan minum sendiri, kantin tersedia tapi selalu penuh
2. Datang dihari weekday, karna lebih sepi, lebih puas lagi foto-foto
3. Hujan tidak terprediksi, biasanya diatas jam 3 sore selalu mendung, maka itu datanglah lebih pagi dan sedia payung untuk berjaga-jaga.
4. Pakai pakaian yang nyaman dan hangat
5. Pakai sepatu yang nyaman, dan kalau bisa yang tidak licin.
6. Bawa pulang sampahmu sendiri.
7. Bila bermalam bawa alat masak, alat mandi, handuk serta antinyamuk.
8. Bawa uang tunai secukupnya.

Oke, sudah siapkah kita menikmati alam pada weekend ini, Bagaimana dengan Anda? mari berwisata ke kebun, and Happy weekend.


Share:
Read More

Sesinema : Komunitas Nonton dan Diskusi Film di Medan



Sebuah terobosan. Meskipun sudah menjamur komunitas film di kota Medan tapi yang bertahan hanya segelintir. 

Adapun komunitas film baru ini bernama Sesinemaa, dikarenakan pencetus ide ini adalah salah satu tim dari KKM, ia menggawangi ide ini karena sebagian masyarakat yang doyan nonton hanya sekedar menonton, setelah itu selesai, dia punya pemikiran bahwa setiap film yang ditonton punya makna dan bahasan tersendiri yang enak untuk diperbincangkan atau didiskusikan.

Maka itu, Sesinema hadir sebagai komunitas movie screening and movie discussion, bukan komunitas pembuat film seperti yang ada kebanyakan. Tapi tidak dipungkiri akan membuat film suatu hari nanti dengan kolaborasi dari beberapa pihak.

Launching pertama dari Sesinema telah berlalu yaitu pada tanggal 15 februari dengan menayangkan film : Marlina Pembunuh Dalam 4 Babak. Serta diundangnya pemantik diskusi dr. Daniel selaku pengamat film yang sudah terkenal di Medan dan Avena Matondang sebagai Antropolog yang melihat sudut pandang budaya dari film ini.

Tak lupa pihak yang membantu terwujudnya pemutaran film ini juga seluruh tim dan AF sebagai official partner for venue yang rela tempatnya kita pakai.

Pada saat pemutaran film, sungguh sangat menyenangkan, dimana kita memutar film lewat aplikasi berbayar Hooq, karena ada sedikit terkendala perihal izin, dan itu sudah diatasi dengn baik. Peserta yang full house dan aktif sampai acara selesai.

Acara yang digelar semua free, meskipun ada sedikit kudapan untuk menambah kesan santai dalam acara yang dibagikan pas saat diskusi dimulai. Saya sendiri berperan sebagai moderator dalam acara tersebut. Yah, bagaimanapun saya senang sekali akhirnya ada juga orang yang perduli dengan film apalagi mengupas materi-materi film yang kami suguhkan.

Untuk kedepannya PJ (penanggung jawab) dari Sesinema ini akan berkolaborasi dengan komunitas Medan Membaca, komunitas buku di Medan, sekiranya screening film berikutnya juga tak jauh temanya dari buku. Acara ini akan berlangsung di sebuah cafe dengan organize acara oleh mereka sendiri, jadi Sesinema hanya sebagai fasilitas pemutar film saja. Tapi tak mengapa dari sini mungkin harapan saya, Sesinema akan berkembang dan terus berkembang, tim yang bekerja untuk Sesinema juga kompak dan akrab.

Dan event selanjutnya dari Sesinema akan hadir dalam waktu dekat dibulan maret juga, mirip seperti launching perdananya akan ada pemantik diskusi yang hadir, tapi belum dirampungkan karena film juga belum ditentukan. Semoga ramai seperti Sesinema 1 kemarin. Amin.


salah satu peserta yang aktif dalam kegiatan diskusi film setelah film diputar.

suasana diskusi 


Share:
Read More