Friday, August 10, 2018

Ulasan Buku 69 Cara Traveling Gratis Ala Trinity dan Yasmin

August 10, 2018 17


Ini adalah buku yang membuktikan bahwa gratis bukan saja karena rezeki mendadak dari Tuhan tapi juga diusahakan, ada beberapa cara didalam buku ini yang pernah saya lakukan dan ini memang membuat saya jalan-jalan dan makan enak dengan gratis. Sekitar 13 cara itu beneran terjadi pada saya, plus ada lagi yang mungkin belum ditulis oleh kak Trinity dan kak Yasmin yang pernah saya lakukan yaitu ikut pramuka, volunteer, translater, dan pedagang jastip.


Semua hal dalam buku ini ada benarnya hanya saja tergantung pada usaha dan rezeki masing-masing, pertama sekali saya pernah makan enak dan datang ke hotel berbintang lima itu karna pernah jadi personal assisten dari seorang banker. Pengalaman didalam buku ini tanpa disadari adalah potensi kita untuk traveling secara gratis, meskipun tidak semua bisa kita lakukan. 


Berikut gambar dan pengalaman saya yang sama dengan cara traveling gratis ala buku 69 Cara Traveling Gratis




Ini nih pengalaman saya pertama kali mencicipi kemewahan halahhh,,, sewaktu SMA saya blm pernah sekalipun datang atau masuk ke hotel berkelas dikota sendiri, nah berhubung saya ngelamar jadi PA ibu Banker itu, saya pun menemani nya makan dan liburan di hotel tsb meskipun dengan dalih nemanin tetap saja saya jaga anak beliau, gapapa deh yang penting GRATIS


Lanjut, ketika saya masuk kuliah supaya banyak teman, saya ikut organisasi kampus, aktivis kampus lah ceritanya, lalu setiap organisasi kampus ini pasti punya kegiatan keluar kota, dengan cara ini saya bisa jalan-jalan dengan hanya modal nekad, berani, baju dan badan saja, dan ini berlangsung beberapa kali dalam setahun bayangin saya selalu ikut kegiatan ini sampai saya tamat kuliah.


Waktu kuliah, apalagi jurusan saya Antropologi yaudah semakin kaya lah saya akan dunia jalan-jalan gretong ini, malah dapat duit lagi dibayar sebagai peneliti, judul kegiatannya pun penelitian ya pasti ada lah harga dibayar dengan tenaga setidaknya. Laporan2 penetilan selesai, kami pun menggunakan waktu yang tersisa dengan kulineran dan foto-foto ditempat penelitan yang biasa nya lebih ke desa serta ke alam ini, dan gak mandi pun adalah hal yang biasa, dari sini lah saya pernah keliling Sumatra Utara ke daerah-daerah yang ga pernah disebut namanya dipeta mungkin. Sampai saya baru tau ada objek wisata lokal didalamnya seperti Aek Sijornih.


Setelah mau tamat kuliah kami pun masing-masing dibagi tugas KKN kalau dizaman saya namanya PKL (praktek kuliah langsung), saya ditempatkan di Sibolangit, karna tinggal di rumah warga, maka mandi di sungai yang paginya menjadi milik warga dan siangnya milik pengunjung wisata ini luar biasa senangnya,,



Tamat kuliah tak lama kemudian saya menikah, memilih berwiraswasta menjadi Makeupartis karna ini hobi, nah dari sini saya dapat duit, difasilitasi serta jalan-jalan gratis, panggilan orderan wedding kedaerah di Sumatra utara membuat saya makin cinta Indonesia, karna tempat yang ga pernah saya pijak jadi mungkin saya datangi.



Karena saya sudah menikah dan punya suami yang ada kampung halaman nya tiap tahun setiap lebaran  adalah jadwal pulang kampung nah selama perjalanan ini menurut saya ada traveling yg gratis dink kan dibayari suami hehe.



Setelah punya uang untuk jalan-jalan, tapi tetap berfikir bagaimana saya bisa mengirit, pertama kali pengalaman keluar kota diluar pulau Sumatera adalah kota Bandung dan Jogja, maka saya telponlah semua saudara dan teman saya yg ada dipulau Jawa supaya bisa menginap dan berkeliling kota secara free.


Nah ini nih yang paling hits, terbukti kak Trinity adalah travel blogger panutan saya, dan saya mencoba mengikuti jejaknya, alhasil saya pernah diundang untuk menginap salah satu hotel di Medan secara Gratis dan mengulasnya lewat tulisan. Wah ini adalah job yang menjanjikan. 




buku kak trinity punya saya, belum lengkap koleksinya
Kesimpulan : masih banyak jalan ke roma, iya ke Roma beneran, dengan cara  yang gak disangka-sangka datangnya entah itu memang karna pekerjaan, sekolah atau apapun, disertai usaha dan niat, kalau kerjanya pramugari tapi ga suka jalan-jalan ya tetep aja meskipun gratis bakalan cuma tidur aja di hotel kan. Buku ini hanya meyakinkan kita bahwa jalan-jalan yang gratis itu pasti ada, tak ada yang tak mungkin, barangkali buku kak Trinity diatas ini juga bisa jadi referensi kamu untuk mencoba. Karna saya sudah membuktikannya hehe.....Selamat jalan-jalan.





Friday, August 3, 2018

Yves Rocher Pure Calmille 2in1 Cleanser and Toner

August 03, 2018 29

Yves Rocher Pure Calmille 2in1 Cleanser and Toner


Rangkaian skincare yang pertama kali kita gunakan sebelum berkegiatan apapun pasti pembersih wajah, ada banyak macam pembersih wajah, yang paling umum adalah facial foam, kondisi kulit untuk usia 30an seperti saya harus pakai skincare khusus, terlebih sekarang ini sudah 6 bulan saya tidak pakai facial foam merk apapun karna kulit saya jadi kering, iritasi dan bruntusan, akhirnya saya membersihkan kulit wajah hanya dengan micellar water atau cairan sejenisnya, sebagai contoh bisa dilihat postingan saya yang ini.


Seorang teman menyarankan kepada saya yang suka bermakeup ini untuk selalu double cleansing agar kulit sehat terjaga, maka cara terbaik adalah menggunakan milk cleanser dan toner sebagai 2 langkah tepat, tapi kembali lagi ke habit saya yang terkadang malas ribet dan suka buru-buru ini, maunya sekali usap terima beres dan bersih maksimal sekaligus lembab, no execution apapun. 

Ketika saya berjalan-jalan ke salah satu mall di Medan, windows shopping, biasalah wanita kalau jumpa toko kosmetik pasti harus dilihat manatau tertarik, dan memang saya sedang mencari toner, kebetulan toner vinegar apel saya habis, masuklah ke toko Yves rocher dan BA nya langsung bertanya apa kebutuhan saya, lalu saya terangkan seperti paragraf diatas, kulit saya di tes dan langsung cocok. Akhirnya saya dapat juga produk kebutuhan saya, ia adalah Yves Rocher Pure Calmille 2in1 Cleanser and Toner.


Saya senang sekali, seperti menemukan holy grail dalam hidup saya, bayangin 2 kegunaan dalam satu tempat, hemat waktu, hemat uang dan hemat kapas hehe, koq bisa cocok ya. Produk ini di klaim bisa membersihkan secara menyeluruh kotoran diwajah baik itu makeup berat, ringan, atau untuk perawatan sebelum bermakeup agar kulit dalam kondisi baik.

Terbuat dari bunga camomile yang ditanam secara organik, nah saya suka sekali dengan skincare ber bahan natural, wangi bunga yg lembut, tekstur cream berwarna putih lalu lama-lama mencair menjadi bening.




Yves rocher adalah brand dari prancis dengan produk andalan skincare dan bodycare, parfume, harga lebih murah dengan kualitas tak beda jauh dengan saudara tuanya yang sama-sama berasal dari france dan lebih mahal itu.

Rangkaian produk dari pure calmille ini sebenarnya banyak tapi saya ingin mencoba yang ini dahulu, karna pembersih adalah kunci, cocok atau tidaknya satu produk perawatan wajah yg menyeluruh. Dan varian ini dibuat untuk pertama kalinya di tahun 1964, wah selama ini saya kemana saja ya.
Conclusions : 
Package : botol plastik
Volume : 200ml
Skin types : All
Price : 109.000

Cara pakai : tuang pada kapas, usap lembut diwajah, gunakan pada pagi dan malam hari. Tanpa perlu dibilas. Bisa lihat video saya dibawah ini.
Atau klik link ini Yves rocher
   


Hasil : lembut, lembab, tidak lengket, no irritation, tidak merah atau panas di wajah.

Oke itu saja ulasan singkat saya mengenai ceanser 2in 1 ini, kalau ada yang mau ditanya silahkan ke kolom komentar. Terimakasih.